Ads Top

Robotech Tadulako dan Kompetisi Teknologi Robotika di Kota Palu


Palu Robot Contest menjadi salah satu rangkaian acara yang menarik diantara rangkaian acara lainnya dalam rangka perhelatan hari ulang tahun Robotech Tadulako yang ke 5. Robotech Tadulako ialah salah satu Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM) Universitas Tadulako (Untad). Menariknya, kegiatan Palu Robot Contest ini baru digelar pertama kalinya di Kota Palu. Sehingga antusiasme para peserta dan penonton berbanding selaras dalam pelaksanaan acara yang digelar tanggal 1 dan 2 November 2014, di Palu Grand Mall.

Dengan tema “Sapurata” (Sejuta Prestasi Untuk Robotika Tadulako), kegiatan Palu Robot Contest diikuti oleh 31 tim peserta yang terdiri dari 39 orang dari tingkat pelajar SMP, SMK/SMA, dan Mahasiswa. Para peserta pun dikenakan biaya sebesar 150ribu untuk mengikuti kontes tersebut, dan robot yang diikutsertakan ialah robot line follower digital. Robot line follower digital atau yang dikenal “robot pengikut garis” memiliki sensor yang terprogram dalam prosesor sehingga dapat mengikuti garis pada area yang dilewatinya.

Kontes yang berlangsung ialah kompetisi mengaduh robot tercepat dalam hal mengikuti garis yang ditentukan pada area atau sebuah lintasan, yang dimana robot-robot tersebut berlomba sampai pada akhir garisnya.

Dalam kontes yang berlangsung, pada hari pertama pelaksanaan seluruh tim peserta diaduh dalam babak penyisian grup. Masing-masing karya robot yang diikutsertakan pun saling berkompetitif agar dapat memasuki babak selanjutnya, yang dimana pada hari kedua hanya menyisahkan 20 tim yang berhak berkompetisi untuk memperebutkan juara.

Sementara itu, pada hari kedua beberapa tim peserta yang lolos ke babak lanjutan ternyata salah satunya dari tim yang ditunggangi oleh murid SMP Lab School Untad. Terbilang menjadi sebuah kontes yang sangat kompetitif diantara peserta satu dengan yang lainnya.

Akan tetapi pada dasarnya partisipasi peserta maupun para penonton yang hadir dalam gelaran itulah yang menjadi hal penting untuk membangun antusiasme terhadap pengembangan teknologi robotika di Kota Palu. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua Panitia acara, Aan Yuliansyah.

“kemarin-kemarin bakat robotika di Kota Palu itu belum ada wadah untuk mempertemukan karyanya. Tidak ada ajang dalam mempertandingkan robot. Jadi, kami dari Robotech Tadulako berinisiatif dalam hal itu sekaligus memperingati dis natalis Robotech Tadulako yang ke 5, oleh karena itu kami membuat acara kontes robot ini.”

Lanjut. “Diharapkan tahun depan, mungkin yang ikut Palu robot contes itu bisa lebih banyak lagi, dan kalau bisa dari semua kalangan. Seperti kompetisi-kompetisi yang berada di luar Kota Palu, peserta mereka itu banyak, bahkan dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan Mahasiswa. Dan semoga kegiatan seperti ini dapat dikembangkan dan digelar di setiap tahun.” Tutup Aan.

No comments:

Jeluang 2014. Powered by Blogger.