Ads Top

A[r]tribute to Hasan Bahasyuan


Tidak pernah ada tujuan tunggal dalam kesenian. Pertarungan dalam kesenian adalah pertarungan ide, ungkap Amin saat menegaskan pernyataannya dalam sesi diskusi kultur forum di kegiatan A[r]tribute to Hasan Bahasyuan, yang berlangsung di Rumah Budaya Hasan Bahasyuan, Jalan Katamso No.11, Palu. Kamis (2/7).

Kegiatan yang digelar oleh Hasan Bahasyuan Institute ini bertema Seni, Lingkungan dan Kearifan Lokal. Dengan menghadirkan Kepala Bidang Pariwisata, Herlina SE,M.Si mewakili Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Amin Abdullah, S.Sn, M.Sn, MA, Zulkifli Pagessa dan juga Staf Gubernur Sulawesi Tengah yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara.

Rangkaian acara pada malam itupun dimulai dengan pembukaan dan sambutan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, pengantar dari direktur eksekutif Hasan Bahasyuan Institute, yaitu Zulfikar Usman, SH, MH., serta pertunjukan musik atau presentase bunyi yang ditampilkan oleh Salibow Ensamble, hingga pada sesi diskusi kultur forum sebagai inti dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sebagai manisfestasi spirit, karya dan kerja keras yang telah dirintis oleh Alm. Hasan Bahasyuan dalam menggeluti dunia kesenian dan kebudayaan lokal, Sulawesi Tengah, kegiatan A[r]tribute to Hasan Bahasyuan ini menjadi suatu upaya untuk melacak kembali jejak-jejak karya Hasan Bahasyuan serta usaha dari generasi baru dalam menfsirkan karya-karyanya.

Pada sesi akhir diskusi, pernyataan-pernyataan mengenai upaya melangsungkan kearifan lokal menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Selain itu kebudayaan daerah pun dapat menggambarkan identitas Kota Palu. Akhir kata sebagai penutup diskusi malam itu, dikatakan bahwa kaili bukanlah masa lampau, tetapi masa depan. Sekian. Ujar, Zulkifli Pagessa.
 

No comments:

Jeluang 2014. Powered by Blogger.