PT. Victory International Futures Dampingi Pebisnis Sulteng Di Bursa Saham




Melihat animo nasabah di Sulawesi Tengah yang turut menginvestasikan dananya di bursa saham melalui PT Victory International Future, menjadikan salah satu perusahaan pialang nasional ini hadir di Kota Palu sejak tahun 2013 untuk mendampingi para pebisnis lokal yang tertarik dalam perdagangan saham secara global. Ujar Arlan Rolland Naray, selaku pimpinan PT. Victory International Futures, yang bertempat di Jalan Basuki Rahmat, No. 34, Tatura. Jumat (10/3/2017).
 
Ia juga mengatakan PT Victory International Futures satu-satunya perusahaan pialang resmi di Kota Palu, atau istilah kerennya broker, yang berperan menjembatani investor dan bursa saham. Kami pun berada dibawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), yang termasuk dalam kementerian perdagangan. Berbeda dengan perbankan, asuransi, finance, yang badan pengawasnya adalah OJK sebagai bagian dari kementerian keuangan

Didirikan di Kota Palu sejak tahun 2013, kami memiliki market yang terbilang berpotensi untuk dikembangkan dengan adanya puluhan nasabah yang kebanyakan berasal dari kalangan pengusaha di berbagai daerah Sulawesi Tengah secara umum.

Bekerjasama dengan bursa berjangka dan komoditi, konsep yang kami tawarkan yaitu konsep perdagangan, jual-beli. Perdagangan yang kami lakukan pun bukan lagi konsep yang konvensional seperti di pasar tradisional, melainkan perdagangan di bursa dengan cara yang modern. Dagangnya bersifat online yang dapat memudahkan proses transaksinya. Seperti forex, gold, silver, oil dan index. Semua produk itu bisa ditransaksikan tanpa harus memegang fisik dagangannya. Dengan menggunakan harga global, barang yang diperjualbelikan pun memiliki kerentanan nilai jual-belinya yang ditentukan oleh berbagai faktor. Terang Arlan.


PT. Victory International Futures menawarkan produk akun nasabah regular, mini dan Victory Low Spread (VLS). Margin minimal akun regular, deposit Rp. 100.000.000, mini Rp. 10.000.000, dan VLS Rp. 5.000.000. Sementara itu, VLS sebagai produk terbaru dapat menjadi pilihan nasabah yang ingin melakukan deposit dengan dana rendah serta minimnya spread dan cash yang diberikan.

Dari ketiga produk tersebut, hal yang membedakan hanya dari nilai margin nasabah dalam mendeposit dananya, serta cash yang dikenakan seperti di regular senilai 50 dollar, mini 5 dollar, dan VLS 1 dollar. Selebihnya sistem dan platform yang akan digunakan juga sama. 

Para nasabah yang ingin menginvestasikan dananya bisa menggunakan rekening segregated account atau rekening terpisah, itupun hanya digunakan untuk transaksi bursa saja, yang dimana tanpa adanya bunga dari bank dalam proses transaksinya. Dana yang diinvestasikan akan bertambah jika mendapatkan keuntungan dan akan berkurang jika mendapatkan kerugian dari transaksi jual-beli di bursa. 

Arlan juga menyampaikan Nasabah yang bergabung bersama kami akan mendapatkan pendampingan atau konsultasi terkait analisa jual-beli yang dilakukan, dari hasil analisa kami pun memberikan referensi kepada nasabah dalam mengambil keputusan akhir jual-beli. Selain itu kami pun harus memastikan bahwa nasabah layak melakukan transaksi dengan memahami sistem perdagangan yang dijalankan.

Dalam beberapa kasus pialang pun rentan terjadi tudingan dari nasabah ke perusahaan kami. Namun hal itu bisa kami lihat dari masalah yang ada, semisal itu human error kami akan bicarakan pada nasabah untuk solusinya, tapi kalau unsur kesengajaan ya berarti ada penyelewengan. Jadi kita bisa melihat dari kasus per kasus. Adapun kejadian yang murni dari market ya itu wajar saja, namanya juga dagang. Paling tidak kita harus saling berkonfirmasi terkait kegiatan perdagangan yang dilakukan. Tutup Arlan.
PT. Victory International Futures Dampingi Pebisnis Sulteng Di Bursa Saham PT. Victory International Futures Dampingi Pebisnis Sulteng Di Bursa Saham Reviewed by Agung Ramadhan on 7:07 PM Rating: 5

No comments:

Jeluang 2014. Powered by Blogger.