Transformasi – “perubahan selalu beriringan dengan perbuatan"

Yeah.. Tahun baru! Selamatmemasuki tahun 2016. Semoga blablablaablaa.. Dan seterusnya. Di antara kitapastinya punya pengalaman-pengalaman di tahun sebelumnya, dan berharap bisa dijadikan sebagai pelajaran bagi kita di hari ini dan di masa mendatang.

Mengawali tahun yang baru, umumnya orang-orang membuat harapan-harapan untuk suatu perubahan ke arah yang lebih baik, pastinya. Baik itu secara personal maupun bersosial. Tetapi apakah semua itu dapat tercapai hanya dalam sekejap? Tentunya tidak semudah membalik telapak kaki. Jangan ditiru! Butuh usaha yang lebih untuk melakukan itu.

Namun sangat jarang perubahan dapat dirasakan begitu saja, karena semua itu membutuhkan proses serta berbagai macam upaya untuk mengubah harapan menjadi sebuah kenyataan.
 "Mereka mengatakan bahwa waktu mengubah segalanya, tetapi Anda benar-benar harus mengubah mereka sendiri". - Andy Warhol

Ya! Perubahan selalu beriringan dengan perbuatan. Tidak ada keadaan yang dapat berubah dengan sendirinya tanpa campur tangan dan upaya kita,para umat manusia.Walaupun alam semesta ini diciptakan oleh yang maha kuasa, setidaknyakitalah yang dipercayakan untukmengolahdan melaksanakan peranutama di panggung sandiwara dunia ini.Sungguh bijak yah..

Semacam sebuah transformasi, yaitu perubaan rupa yang meliputi bentuk, sifat, fungsi, dan sebagainya. Lebih jelasnya, ialahsuatu proses perubahan yang secara berangsur-angsur sehingga sampai pada tahap ultimatum.

Mengutip penyataan dalam film Transformers - Age of extinction (2014), yang mengatakan "Aku tidak akan menyerah tanpa perlawanan." (Durasi 93:00). Harus tangguh yah coy.. Jangan pernah menyerah dalam mewujudkan harapan. Tak jauh beda seperti sahutanlirik lagu dari salah satu band pop Indonesia, yang berseru, "jangan menyerah... jangan menyeeraahh.. ha.. hah.." Iya iyaa..

Lanjut. Tetapi pada kenyataannya sangat sukarbagi kita dapat mengetahui hasil transformasi secara utuh. Kecuali untuk merasakan prosesnya, itupun kita perlu menyadarkan diri dan merasakan apa yang sebenarnya sedang terjadi di sekitar kita bahwa ternyata ada yangsedang berubah tidak terduga, terus-menerus, perlahan-lahan, dan berkesinambungan.

Sebagai contoh, kemarin dia berkumis sekarang dia klimis, kemarin dia kriting sekarang dia bonding,barusan dia klimis eh jadi berkumis lagi, barusan dia bonding eh jadi kriting lagi. Semua berulang-ulang terus-menerus, perlahan-lahan dan berkesinambungan dengan ketidakjelasannya. Syudahlah.. Namanya juga proses.

Ada tiga faktor yang menyebabkan terjadinya transformasi. Menurut N.J. Habraken, 1976, yang dikutip oleh Pakilaran, 2006. Siapakah mereka?! Entahlah, yang jelas berikut ini uraiannya:
1.  Kebutuhan identitas diri. Pada dasarnya orang ingin dikenal dan ingin memperkenalkan diri terhadap lingkungan.
2.  Perubahan gaya hidup. Perubahan struktur dalam masyarakat, pengaruh kontak dengan budaya lain dan munculnya penemuan-penemuan baru mengenai manusia dan lingkungannya.
3.  Pengaruh teknologi baru. Timbulnya perasaan ikut-ikutan, di mana bagian yang masih dapat dipakai secara teknis belum mencapai umur teknis dipaksa untuk diganti demi mengikuti mode.

Nah! Dari ketiga faktor di atas, Majalah Terkam mencoba menguraikan beberapa contoh kasusyang terdapat di sekitar kita, dengan menaruh keprihatinan dan perhatian khususnyakepada anak muda lokal.
- Semenjak adanya Mall sebagai pusat perbelanjaanmasa kini, ketika ditanya hobi apa? Jawabnya, "Shoppingg dong..". Gampar tembok!
- Keberadaan bioskop menjadi salah satu trik utama dalam modus per-PDKT-an.
X: "Hm.. Asik le besok ada film baru pemutaran pertama di bioskop".
Y: "Hah, hari kamis ada film baru?"
X: "Kita nonton yuks.."
Y: "Ahh.." *hapus kontak*
Padahal si Y anaknya pemilik bioskop..
- Mewabahnya gangsterisme dalam dunia pergaulan anak muda. Seperti De Begals, salah satu kelompok penganut gangsterisme yang merajalela di bidang transportasi darat antar kelurahan dalam kecamatan.
 - Terjadi pendewasaan usia dini di kalangan remaja, tampil dengan tata rias yang berlebihan pada wajah kaum hawa dan perawakan kumis tebal yang melorot cerminan gaya kebapakan dari kaum adam. Masa muda yang tua yah..
 - Ter-update dalam memposting dokumentasi liburan akhir pekan, yang kurang lebih mempunyai 1.000 foto-video bertemakan wisata luar kota sebagai bukti akhir pekan yang berkesan.
 - Dan masih banyak lagi contoh-contoh transformasi masa kini lainnya. Cobalah kalian simak lingkungan sekitar, transformasi apa saja yang terjadi selain pernyataan di atas. Good luck!!!

Transformasi – “perubahan selalu beriringan dengan perbuatan" Transformasi – “perubahan selalu beriringan dengan perbuatan" Reviewed by Agung Ramadhan on 12:06 AM Rating: 5

No comments:

Jeluang 2014. Powered by Blogger.